Skip navigation
Keberadaan O2 dan CO2 di udara dan air dipengaruhi oleh berbagai keadaan, antara lain oleh faktor-faktor fisik berikut:
Untuk lebih jelasnya silakan pelajari modul 4 KB 1
Opsi 1
Tekanan parsial gas, jenis tumbuhan, jenis hewan
Opsi 2
Tekanan parsial gas, suhu dan kelarutan gas langsung (dalam media air), ketinggian daratan
Opsi 3
Tekanan parsial gas, jumlah curah hujan, arah angin, jumlah hewan
Opsi 4
Tekanan parsial gas, jumlah curah hujan, arah angin, suhu dan kelarutan gas (dalam media air)
A. Salah; Tekanan parsial gas mempengaruhi secara langsung untuk proses difusi pernafasan, tekanan parsial O2 = 20,9%, sedangkan CO2 = 0,04%. Tetapi jenis tumbuhan dan jenis hewan tidak mempengaruhi keberadaan O2 dan CO2
B. Benar; Tekanan parsial gas, suhu dan kelarutan gas (dalam media air), ketinggian daratan; semua faktor itu mempengaruhi keberadaan O2 dan CO2
C. Salah; Jumlah curah hujan, arah angin, jumlah hewan tidak mempengaruhi langsung keberadaan O2 dan CO2.
D. Salah; Jumlah curah hujan, arah angin, tidak mempengaruhi langsung keberadaan kandungan O2 dan CO2
Pada ketinggian 0 m di atas permukaan laut, dengan kondisi udara kering, Tekanan parsial oksigen yang berada di paru-paru manusia adalah ....
200 mm Hg
20,9%
0,04%
149,7 mmHg
A. Salah; jika 200 mm Hg maka dibutuhkan suhu lokal lebih tinggi dari suhu biasanya di pantai.
B. Salah; satuan dari pengukuran tekanan parsial oksigen adalah mm Hg, bukan %
C. Salah; satuan dari pengukuran tekanan parsial oksigen adalah mm Hg, bukan %
D. Benar; Tekanan pada 37 0C = 47 mmHg. Sehingga menurut rumus
Px = Tek Parsialx (tek. atm – P uap air); tekanan parsial oksigen yang sampai di alveoli adalah: PO2 = 0,21 x (760 - 47) mmHg = 149,7 mmHg.
Makin tinggi suatu tempat misalnya di gunung, maka jika kita berdiri disitu akan makin sulit bernafas (memperoleh oksigen), hal itu disebabkan karena..
Tekanan atmosfir makin rendah sehingga tekanan parsial Oksigen di tempat itu makin kecil
Tekanan atmosfir makin tinggi sehingga tekanan parsial Oksigen di tempat itu makin besar
Tekanan atmosfir makin rendah sehingga tekanan parsial Oksigen di tempat itu makin besar
Tekanan atmosfir makin tinggi sehingga tekanan parsial Oksigen di tempat itu makin kecil
A. Benar; Tekanan atmosfir makin rendah sehingga tekanan parsial Oksigen di tempat itu makin kecil. Karena itu makin sukar untuk bernafas.
B. Salah; hubungan tekanan atmosfir dan tekanan parsial Oksigen di tempat yang tinggi bukan makin tinggi makin besar.
C. Salah; hubungan tekanan atmosfir dan tekanan parsial Oksigen di tempat yang tinggi bukan makin rendah makin besar
D. Salah: hubungan tekanan atmosfir dan tekanan parsial Oksigen di tempat yang tinggi bukan makin tinggi makin kecil.
Suhu mempengaruhi kandungan oksigen di air yang harus cukup tinggi untuk kehidupan ikan. Ikan kurang sesuai berada di air dengan suhu tinggi karena .....
suhu tinggi, oksigen mudah berdifusi
suhu tinggi, kandungan oksigen rendah
suhu rendah, kandungan oksigen rendah
suhu rendah, oksigen mudah menguap
A. Salah; oksigen sulit berdifusi pada suhu tinggi
B. Benar; ikan makin sulit untuk bernafas mendapatkan oksigen
C. Salah; suhu rendah, kandungan oksigen relatif tinggi
D. Salah; suhu rendah, kandungan oksigen tidak mudah menguap dan relatif tinggi
Pendaki gunung yang akan mendaki gunung > 1000m perlu sering berlatih di ketinggian (altitude) yang tinggi pula, ketinggian mempengaruhi tekanan atmosfer dan tekanan parsial oksigen disitu, karena . . .
Tekanan parsial O2 (P O2) di gunung tinggi lebih banyak oksigennya daripada pantai
P O2 di gunung 1000 m lebih rendah daripada di pantai
P O2 di gunung bergantung jumlah tumbuhan
P O2 di gunung selalu lebih rendah, karena lembab.
A. Salah, di gunung tinggi tekanan parsial lebih rendah, oksigen lebih sedikit daripada di pantai
B. Benar, di gunung tinggi tekanan parsial lebih rendah, oksigen lebih sedikit daripada pantai.
C. Salah, tekanan parsial tidak dipengaruhi oleh jumlah tumbuhan
D. Salah, Tekanan parsial O2, tidak dipengaruhi oleh kelembaban