FST UT Berkolaborasi dengan Tottori University Jepang dan BRIN dalam Pemberdayaan Petani Jamur Tiram di Desa Sukadamai

FST UT Berkolaborasi dengan Tottori University Jepang dan BRIN dalam Pemberdayaan Petani Jamur Tiram (Pleurotus ostreatus) di Desa Sukadamai, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat

24 Agustus 2026 Ditulis oleh: Mahdy Eka Putra
Pembukaan PkM Internasional FST UT
Sambutan dan pembukaan kegiatan PkM Internasional oleh pimpinan FST UT di lokasi mitra budidaya jamur tiram Desa Sukadamai, Sukamakmur, Kabupaten Bogor.

Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Terbuka (FST UT) melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Internasional bertajuk "Pemberdayaan Masyarakat melalui Peningkatan Literasi Mikologi dan Pemanfaatan Berkelanjutan Sistem Budidaya Jamur Tiram" di Desa Sukadamai, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen FST UT dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi sekaligus memperluas jejaring kolaborasi Internasional.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Dekan Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Terbuka, Dr. Subekti Nurmawati, M.Si., yang sekaligus memberikan sambutan pada pembukaan kegiatan. Dalam sambutannya, Dekan FST UT menyampaikan pentingnya kolaborasi antara perguruan tinggi, lembaga riset, mitra, dan masyarakat dalam menghasilkan kegiatan pengabdian yang memberikan manfaat nyata. Kolaborasi internasional dengan Tottori University Jepang dan sinergi dengan BRIN diharapkan tidak berhenti pada kegiatan PkM, tetapi dapat berkembang ke bidang pendidikan, penelitian, publikasi ilmiah, dan program kolaboratif lainnya yang mendukung penguatan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Ketua Pelaksana kegiatan PKM Internasional, Dra. Susi Sulistiana, M.Si., menjelaskan bahwa program ini bertujuan meningkatkan literasi mikologi masyarakat dan mengembangkan model pengabdian kepada masyarakat internasional berbasis pemanfaatan berkelanjutan sistem budidaya jamur tiram. Kegiatan ini terselenggara berkat kolaborasi antara Fakultas Sains dan teknologi Universitas Terbuka, Faculty of Agriculture Tottori University Jepang, Pusat Riset Mikrobiologi Terapan Badan Riset dan Inovasi Nasional (PRMT-BRIN), dan CV. Azzam Agro Globalindo sebagai mitra pelaksana. Kolaborasi lintas negara dan lintas lembaga ini menjadi langkah awal pengembangan jejaring Tri Dharma internasional yang mencakup bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, hingga publikasi ilmiah.

Edukasi Literasi Mikologi Bersama Pakar Internasional

Kegiatan diawali dengan penyampaian edukasi literasi mikologi dengan judul “Mushroom Mycology Literacy Education for Communities and Mushroom Growers”, yang membahas aspek biologi jamur, keanekaragaman jamur, manfaat jamur bagi kesehatan, hingga perannya dalam menjaga keberlanjutan ekosistem. Materi ini disampaikan oleh Prof. Norihiro Shimomura dari Faculty of Agriculture, Tottori University, Jepang, bersama Dr. Iwan Saskiawan dari PRMT-BRIN.

Prof. Norihiro Shimomura dari Tottori University
Penyampaian materi literasi mikologi oleh Prof. Norihiro Shimomura dari Faculty of Agriculture, Tottori University, Jepang.
Dr. Iwan Saskiawan dari PRMT-BRIN
Pemaparan materi mengenai keanekaragaman dan senyawa bioaktif jamur oleh Dr. Iwan Saskiawan dari PRMT-BRIN.

Pelatihan Diversifikasi Produk Olahan Mi Jamur Tiram

Kegiatan berikutnya berjudul “Training on Product Diversification Based on Oyster Mushrooms” berupa pelatihan diversifikasi produk berbasis jamur tiram melalui pembuatan mi jamur. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan alternatif diversifikasi hasil budidaya sekaligus menghasilkan produk bernilai tambah bagi masyarakat. Pelatihan ini dibawakan oleh Prof. Tsuyoshi Ichiyanagi dari Faculty of Agriculture, Tottori University, Jepang, bersama Rina Rismaya dari Program Studi Teknologi Pangan FST UT.

Pelatihan pembuatan mi jamur tiram
Demonstrasi dan pelatihan diversifikasi produk berbasis jamur tiram melalui pembuatan mi jamur bersama peserta dan masyarakat setempat.

Kegiatan ini semakin istimewa dengan adanya keterlibatan lintas program studi di lingkungan FST UT, mulai dari Biologi, Teknologi Pangan, Agribisnis, Matematika, Perencanaan Wilayah dan Kota, Sistem Informasi, Statistika, hingga Sains Data. Selain melibatkan mahasiswa Program Studi Biologi FST UT, kegiatan ini turut diikuti oleh masyarakat Desa Sukadamai dan mitra PkM dari CV. Azzam Agro Globalindo. Keterlibatan berbagai disiplin ilmu ini menunjukkan bahwa pengembangan potensi jamur tiram dapat dilakukan secara multidisiplin. Aspek biologi dan mikologi dipadukan dengan berbagai bidang untuk menghasilkan program pemberdayaan masyarakat yang lebih komprehensif dan berkelanjutan.

Sinergi Multidisiplin FST UT

Kolaborasi 8 Program Studi (Biologi, Tekpan, Agribisnis, Matematika, PWK, SI, Statistika, Sains Data) menciptakan solusi komprehensif dari hulu ke hilir.

Jejaring Tri Dharma Internasional

Kemitraan strategis FST UT bersama Tottori University Jepang dan PRMT-BRIN memperkuat kapasitas penelitian, pendidikan, dan pengabdian masyarakat.

Evaluasi Keberhasilan dan Dampak Program

Untuk mengukur keberhasilan program, tim pelaksana melakukan evaluasi, mengidentifikasi kendala yang dihadapi, dan mengukur manfaat kegiatan bagi peserta. Evaluasi dilakukan melalui analisis hasil pre-test dan post-test dari kedua kegiatan pelatihan, dan penyebaran kuesioner kepada para peserta.

Peserta mengisi kuesioner pre-test dan post-test
Masyarakat dan pelaku budidaya jamur Desa Sukadamai antusias mengisi lembar evaluasi pre-test, post-test, serta kuesioner kegiatan PkM.

Ketua Pelaksana kegiatan berharap program PKM ini mampu meningkatkan literasi mikologi masyarakat, khususnya para pelaku budidaya jamur tiram di Desa Sukadamai, mendorong diversifikasi produk berbasis jamur, sekaligus memperkuat jejaring kolaborasi nasional dan internasional di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

"InsyaaAllah kegiatan ini dapat memberikan manfaat, memperkuat kapasitas masyarakat, meningkatkan nilai tambah komoditas jamur tiram, dan menjadi bagian dari kontribusi Universitas Terbuka dalam membangun masyarakat yang berdaya, mandiri, dan berkelanjutan," ungkap Dra. Susi Sulistiana, M.Si.

Melalui kegiatan ini, FST UT menunjukkan bahwa kolaborasi internasional dan lintas program studi dapat menjadi kunci dalam menghadirkan pengabdian kepada masyarakat yang berdampak nyata, sekaligus memperkuat posisi Universitas Terbuka sebagai institusi pendidikan tinggi yang aktif berkontribusi bagi kemandirian dan kesejahteraan masyarakat.

Foto bersama seluruh narasumber, tim PkM FST UT, dan peserta
Foto bersama seluruh narasumber Tottori University, peneliti BRIN, tim PkM FST UT, mitra CV Azzam Agro Globalindo, dan masyarakat Desa Sukadamai.

Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Terbuka terus berkomitmen menghadirkan pengabdian masyarakat berbasis sains dan teknologi secara inovatif, inklusif, dan berkelanjutan untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat Indonesia.

© Fakultas Sains dan Teknologi - UT